Dilema Indonesia : Kemunculan Lembaga Survei di Masa Transisi Demokratik

30 09 2009

Oleh : Hidayatus Syufyan, Pusat Inkubasi Kepemimpinan Indonesia

Pesta demokrasi di negeri ini telah berlalu, dan hasilnya pun sudah diketahui siapa pemenangnya. Siapa yang akan memimpin negeri ini untuk lima tahun kedepan sudah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum. Tetapi pesta demokrasi tidak hanya terhenti dengan terpilihnya presiden dan wakil presiden. Pesta demokrasi akan terus berlanjut. Pilkada di berbagai daerah akan segera digelar lagi. Pemilihan kepala daerah baik di tingkat kabupaten/kota maupun tingkat provinsi akan terus digelar secara terus-menerus, selesai di daerah yang satu akan diikuti dengan segera di daerah lain, begitu seterusnya.

Hal yang menarik pasca reformasi 1998 dimana negeri ini mulai belajar untuk menuju suatu negeri yang demokratis adalah kemunculan berbagai lembaga survei publik. Lembaga survei publik muncul bagaikan jamur di musim hujan. Lembaga-lembaga ini bersemi dengan suburnya. Dan dengan berakhirnya pesta demokrasi bukan berarti akhir dari lembaga survei ini. Setelah pesta demokrasi 2009 ini akan diikuti oleh pilkada, sehingga lembaga survei ini masih akan mendapat “pekerjaan”.

Pada awal kemunculan berbagai lembaga survei ini, masyarakat banyak menaruh harapan. Melalui publikasi hasil lembaga survei masyarakat bisa melihat trend popularitas kandidat. Tetapi sekarang yang terjadi justru sebaliknya. Kemunculan lembaga survei justru menghantui publik. Masyarakat jadi bertanya-tanya, “sebenarnya apa si maunya si lembaga survei ini? Apakah lembaga survei ini independen atau media kampanye calon tertentu?”

Belajar dari pengalaman Pilpres 2009 ada satu lembaga survei yang mempublikasikan bahwa salah satu pasangan akan memperoleh suara di atas 60%, dan lembaga survei tersebut bahkan sampai mempublikasikan kepada masyarakat dengan tujuan untuk menggiring opini masyarakat supaya cukup menyelenggarakan pilpres satu putaran saja. Lembaga survei menyatakan bahwa dengan pilpres satu putaran maka akan menghemat uang negara..

Berkedok “metode ilmiah”, para peneliti yang umumnya para akademisi dengan gelar master atau doktor tersebut bisa saja mengarahkan hasil surveinya dengan memilih responden yang sudah ditunjuk atau disiapkan sebelumnya. Jika menginginkan survei yang ingin menujukkan calon calon A unggul, maka akan dipilih responden yang merupakan kader atau simpatisan calon tersebut. Sehingga data yang digunakan pun valid, dapat dipertanggungjawabkan dan bisa dicek kebenarannya.

Bergesernya motif lembaga survei ini dari yang semula sebagai lembaga yang diharapkan bisa menjembatani kepentingan publik dengan penentu kebijakan dalam hal ini pemerintah menjadi lembaga media kampanye calon tertentu tentu akan sangat mencenderai proses belajaran  demokrasi yang tengah berjalan di Indonesia. Lembaga survei telah menggiring suara masyarakat. Dan ini tentu membuat masyarakat menjadi tidak dewasa. Seharusnya biarkan masyarakat menentukan pilihannya sendiri. Biarkan masyarakat memilih calon pemimpin yang menurut mereka sendiri mampu  memimpin negeri ini keluar dari berbagai macam krisis, tidak perlu didikte oleh lembaga survei.

Akhirnya diharapkan kedewasaan dari seluruh komponen bangsa ini untuk mewujudkan suatu tatanan demokrasi yang bisa memberikan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. Tidak ada lagi lembaga survei yang menjadi media kampanye para kandidat pemimpin negeri ini. Dan masyarakat yang lebih dewasa, tidak terpengaruh publikasi hasil lembaga survei yang tidak independen.





Bu RT, PPSDMS, dan Asrama Putri ITB

30 09 2009

SELAMAT!
Dengan membaca ini berarti anda termasuk
satu dari sedikit orang yang akan mendapat informasi penting Bulan ini!

Halal bi Halal

feat. Bu RT & ASRAMA PUTRI ITB KANAYAKAN !!

Bandung, 30 September 2009. Ba’da Maghrib.
Bertempat di Rumah kehangatan dan perjuangan
Asrama PPSDMS Tercinta.

Gratiss!! Makan-Makan!! Foto-foto!!
Waspadalah dan merugilah mereka yang tidak mengikutinya!
Sayang Banget Bro!
(Ehm, ingat, luruskan niat Bro…)

Salam hangat.

*PPDSMS and Kanayakan Only





Soekarno, 6 Juni 1957

21 07 2009

Saja tidak tau akan diberi hidup oleh Tuhan sampai umur berapa,

tetapi permohonanku kepada-Nja ialah, supaya hidupku itu hidup yang bermanfat,

bermanfaat bagi tanah air dan bangsa,

manfaat bagi sesama manusia.

Permohonan ini saja saja pandjatkan pada tiap-tiap sembahjang,

sebab Dialah asal segala asal,

Dialah “Purwaning Dumadi”

Soekarno, 6 Juni 1957





TRUST me i am an ENGINEER

16 07 2009

Sang engineer berjalan cepat melintasi tepi sungai, ketika terdengar suara panggilan. Setelah diamati, ternyata suara itu berasal dari seekor katak.

“Hai tunggu,” kata si katak, “Aku sebenarnya putri yang cantik, tapi sedang dikutuk. Tapi kalau kamu menciumku, aku bisa jadi putri lagi. Ciumlah aku!”

Dengan hati-hati si engineer memungut si katak, lalu memasukkannya ke saku jaketnya.

Si katak berteriak, “Hai, ciumlah aku! Kalau aku sudah jadi putri, aku mau jadi pacarmu semalam.”

Si engineer cuma tersenyum kecil.

“Iya deh, nggak semalam. Seminggu penuh deh!!!” teriak si katak.

Si engineer senyum lebar, mengeluarkan katak dari saku, mengelus-elusnya, kemudian memasukkan kembali ke saku.

Si katak berteriak putus asa, “Ya deh, aku mau jadi pacar kamu seumur hidup. Tapi cium aku dong. Nanti aku jadi putri yang cantiiiik sekali, yang akan menemani kamu selamanya.

“Akhirnya si engineer buka suara juga. “Hey. Tahu nggak. Aku itu engineer. Aku nggak punya waktu buat pacaran. Tapi punya katak yang bisa bicara, keren juga. hmmm”





Doa ku

10 07 2009

Aku sangat percaya pada-Mu, bahwa Kau akan membantu hamba-Mu yang bersungguh-sungguh mencari ridho-Mu.

Kuatkanlah fisikku dalam segala amal-amalku.

Bersihkanlah hatiku dari segala niat yang salah dalam setiap amalku.

Cerdaskanlah pikiranku untuk melakukan setiap amalku.

Ringankanlah tangan dan kakiku untuk selalu membantu orang lain.

Tumbuhkanlah rasa ikhlas di dalam jiwaku untuk selalu menerima apa yang Kau berikan kepadaku.

Aku hanya ingin menjadi orang yang berkontribusi dan menginspirasi untuk umat ini Ya Allah.

Bahwa kita memang umat terbaik yang lahir di dunia ini, untuk menjadi hamba setia-Mu dan wakil-Mu di dunia ini.





Lebih cepat 5 km/jam saja fatal, Slow Down Please !!!

10 07 2009





Ganti no hp sementara

22 06 2009

Teman-teman, besok selasa 23 juni 2009 saya akan pergi ke salak selama 2 minggu. Dan di sana sinyal hp susah. Katanya yang ada sinyal cuma telkomsel..karena kedua hp saya pake no indosat..maka mulai besok dan 2 minggu kedepan kalao hp saya yang biasa 081556586022 dan 085648593442 tidak bisa dihubungi..coba ke no simpati saya 081382697612.

Ini ku pke ketika kp dan dilapangan doang kok.ketika ntar udah selesai kp..kembali ke 2 no indosat





TURKI : Case Study Perjanjian Hudaibiyah dalam konteks kekinian dan kedisinian

21 06 2009

Partisipasi politik Islam di Turki tergolong masih belia karena secara riil memulai debutnya di era 1970-an. Ketika itu Prof. Necmettin Erbakan memutuskan banting setir dari seorang arsitek perusahaan mesin diesel “Motor Perak” yang beroperasi mulai 1960 menjadi arsitek kebangkitan partai Islam. Dari tangannya pada tahun 1970 lahir National Order Party (NOP) sebagai kendaraan politik kaum Islamis. Karena dianggap melanggar konstitusi yang menganut sekularisme, NOP terus bermetamorfosis dan gonta-ganti baju menjadi National Salvation Party (1972-1981), Welfare Party (1983-1998), Virtue Party (1997-2001), dan akhirnya lahir Sa’adah Party (2001), dan Justice and Development Party (2001).

Politik keteladanan dan prestasi

Ada beberapa faktor yang membuat popularitas Erdogan meroket :

  1. Ia merupakan politisi pertama yang memelihara dan menyantuni orang-orang cacat di saat pemerintah tak memiliki kepedulian (careless). Ia berikan keistimewaan-keistimewaan bagi orang cacat berupa mobil-mobil khusus, pembagian kursi-kursi roda, dan ia menjadi ketua partai pertama dalam sejarah Turki yang mencalonkan orang cacat (Lukman Ayo) duduk di parlemen.

  2. Erdogan orang yang paling sering memberi bantuan sosial berupa pakaian, makanan, dan uang kepada para fakir miskin saat menjadi walikota. Pemberian ini langsung dikontrol sendiri di lapangan dengan seragam pekerja guna memastikan sampainya pemberian dan memotivasi para pekerja.

  3. Kota Istanbul menjadi kota yang bersih dan indah karena operasi bersih serius digalakkan dengan menaikkan gaji pembersih jalan, memberi mereka fasilitas-fasilitas kesehatan dan sosial, serta menanam sejuta pohon yang benar-benar terbukti.

  4. Erdogan sangat menghormati semua orang. Hampir dalam setiap pertemuan, ia berusaha menyalami para hadirin satu per satu, dan bahkan Erdogan tidak pernah absen melayat kematian siapa saja orang Turki yang ia dengar beritanya.

  5. Erdogan adalah seorang yang jujur dan berkomitmen pada maslahat rakyat. Kota Istanbul yang saat ia menjabat memiliki hutang 2 miliar dolar AS dan hampir bangkrut dapat berubah meraih keuntungan besar dan melompat dengan investasi 12 miliar dolar AS. Dan lebih dari itu, Erdogan dapat mengubah Istanbul yang selama ini mengeluhkan sulitnya air bersih dengan membangun pipa-pipa air dari daerah-daerah sekitar yang dialirkan ke kota dan menyediakan penjualan air bersih di berbagai jalan dengan harga yang sangat murah.

Kerugian Kaum Muslimin Turki Akibat dari Strategi Politik Ini

  1. Erdogan berdamai dengan ideologi sekuler yang dianut oleh sebagian masyarakat dan politisi Turki dan mengakui Kemal Attaturk sebagai bapak pendiri Turki modern.

  2. Akibat mengakui kebijakan sekuler yang dianut negara Turki, Istri Erdogan tidak dapat mengikuti acara-acara formal kenegaraan akibat pakaian Muslimah yang dikenakannya. Demikian halnya dengan kedua putri Erdogan yang tidak dapat bersekolah di sekolah-sekolah pemerintah akibat pakaian Muslimahnya.

  3. Kaum Muslimah Turki harus rela tidak boleh mengenakan jilbab di institusi-institusi pemerintah.

Keuntungan Kaum Muslimin Turki Akibat dari Strategi Politik Ini

  1. Politisi Muslim diakui keberadaanya dan berkesempatan mengikuti Pemilihan Parlemen Turki yang berujung pada kemenangan telak Justice and Development Party (JDP) pimpinan Erdogan. Walaupun JDP bukanlah partai berhaluan agama, namun secara historis, partai ini sangat kental dengan aroma Islam.

  2. Erdogan dapat terpilih menjadi walikota Istanbul sehingga dapat memperlihatkan prestasinya di hadapan publik dengan langkah-langkah sebagai berikut : memelihara dan menyantuni orang cacat, memberi bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan, menjadikan Istanbul kota yang bersih dan indah, menghormati setiap orang, komitmen pada kejujuran dan kemaslahatan rakyat.

  3. Hasil konkret yang diperlihatkan Erdogan semasa menjadi walikota menjadikan rakyat menaruh kepercayaan yang lebih besar kepadanya, terbukti dengan terpilihnya Erdogan menjadi Perdana Menteri Turki. Saat menjadi PM, Erdogan mampu menaikkan nilai mata uang Lira hingga 30 %, menurunkan suku bunga hingga 40 %, menaikkan nilai ekspor 34 %, menekan inflasi hingga 20 %.

  4. Pada saat menjadi PM Turki, ia juga melakukan terobosan melelang ribuan mobil pemerintah, meminimalisasi jumlah kementrian, menjual vila-vila anggota parlemen, dan membentuk badan independen mengusut para koruptor-koruptor, serta mengaudit keuangan militer ”the untouchable bastion of secularism”.

  5. Politik non-konfrontatif yang diperlihatkan JDP menjadikan Erdogan dapat dengan tenang mengurus Turki (sebagai PM) dan memperlihatkan politik yang santun, peduli, dan profesional tanpa harus khawatir di usik jati diri ke Islamannya oleh sebagian kalangan politisi sekuler.

  6. Hal yang sama juga dilakukan JDP di Parlemen dengan sedikit demi sedikit mengeliminasi medan politik National Security Council (NSC) yang memberikan banyak privilege berlebihan kepada para militer.





Perjanjian Hudaibiyah dan Relevansinya dalam Konteks Kekinian dan Kedisinian

21 06 2009

Pengukuhan Perjanjian dan Klausul-klausul Hudaibiyah

  1. Rasulullah harus pulang pada tahun ini, dan tidak boleh memasuki Makkah kecuali tahun depan bersama orang-orang Muslim. Mereka diberi jangka waktu selain tiga hari berada di Makkah dan hanya boleh membawa senjata yang biasa dibawa musafir, yaitu pedang yang disarungkan. Sementara pihak Quraisy tidak boleh menghalangi dengan cara apa pun.

  2. Gencatan senjata di antara kedua belah pihak selama sepuluh tahun, sehingga semua orang merasa aman dan sebagian tidak boleh memerangi sebagian yang lain.

  3. Barangsiapa yang ingin bergabung dengan pihak Muhammad dan perjanjiannya, maka dia boleh melakukannya, dan siapa yang ingin bergabung dengan pihak Quraisy dan perjanjiannya, maka dia boleh melakukannya. Kabilah mana pun yang bergabung dengan salah satu pihak, maka kabilah itu menjadi bagian dari pihak tersebut. Sehingga penyerangan yang ditujukan kepada kabilah tertentu, dianggap sebagai penyerangan terhadap pihak yang bersangkutan dengannya.

  4. Siapa pun orang Quraisy yang mendatangi Muhammad tanpa izin walinya (melarikan diri), maka dia harus dikembalikan kepada pihak Quraisy, dan siapa pun dari pihak Muhanunad yang mendatangi Quraisy (melarikan diri darinya), maka dia tidak boleh dikembalikan kepadanya.

Kemudian beliau memanggil Ali bin Abu Thalib untuk menulis isi perjanjian ini. Beliau mendiktekan kepada Ali: Bismillahir-rahnianir-rahim.

Suhail menyela, ‘Tentang Ar-Rahman, demi Allah aku tidak tahu siapa dia? Tetapi tulislah: Bismika Allahumma. “

Maka Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam memerintahkan Ali bin Abu Thalib untuk menulis seperti itu. Kemudian beliau mendiktekan lagi, “Ini adalah perjanjian yang ditetapkan Muhammad, Rasul Allah.”

Suhail menyela, “Andaikan saja kami tahu bahwa engkau adalah Rasul Allah, tentunya kami tidak akan menghalangimu untuk memasuki Masjidil Haram, tidak pula memerangimu. Tetapi tulislah: Muhammad bin Abdullah. “

Beliau bersabda, “Bagaimanapun juga aku adalah Rasul Allah sekalipun kalian mendustakan aku. ” Lalu beliau memerintahkan Ali bin Abu Thalib untuk menulis seperti usulan Suhail dan menghapus kata-kata Rasul Allah yang terlanjur ditulis. Namun Ali menolak untuk menghapusnya. Akhirnya beliau yang menghapus tulisan itu dengan tangan beliau sendiri.

Kerugian yang Dialami Kaum Muslimin dalam Perjanjian Hudaybiyah

  1. Penghapusan kalimat Bismillahirrahmaanirrahim dan diganti menjadi Bismika Allahumma.

  2. Kalimat Muhammad Rasulullah dihapus dan diganti menjadi Muhammad Bin Abdullah.

  3. Adanya ketimpangan dalam hal ekstradisi, sebagaimana diatur dalam klausul ke empat perjanjian Hudaibiyah. Hal ini menyebabkan tertolaknya beberapa sahabat yang menyusul dari Makkah kepada rombongan Nabi Muhammad SAW.

  4. Terjadi keresahan dan krisis kepercayaan sejenak atas kepemimpinan Nabi Muhammad SAW. Pada dasarnya, perjanjian yang monumental ini sebelumnya tidak disukai sahahat-sahabat Nabi seperti Umar, Ali dan beberapa sahabat lain karena dianggap merugikan ummat Islam, karena dalam memutuskan isi perjanjian ini Rasulullah tidak mengajak berunding para sahabatnya dan sempat menimbulkan kegaduhan di antara sahabat Nabi sendiri, kecuali Abu Bakar Ash-Shiddiq yang tetap mantap dengan segala isi perjanjian ini.

Keuntungan Kaum Muslimin dalam Perjanjian Hudaibiyah

  1. Pihak Quraisy mengakui eksistensi Madinah sebagai negara kaum Muslimin dan Rasulullah SAW sebagai pemimpinnya. Sebab sudah sekian lama pihak Quraisy tidak mau mengakui sedikit pun keberadaan orang-orang Muslim, dan bahkan mereka hendak memberantas hingga ke akar-akarnya. Mereka menunggu-nunggu babak akhir dari perjalanan orang-orang Muslim. Dengan mengerahkan seluruh kekuatan, mereka mencoba memasang penghalang antara dakwah Islam dan manusia, sambil membual bahwa merekalah yang layak memegang kepemimpinan agama dan roda kehidupan di seluruh. jazirah Arab. Sekalipun hanya mengukuhkan perjanjian, namun ini sudah bisa dianggap sebagai pengakuan terhadap kekuatan orang-orang Muslim, di samping orang-orang Quraisy merasa tidak sanggup lagi menghadapi kaum Muslimin.

  2. Kaum Muslimin dapat bebas berziarah ke Madinah kapanpun mereka menghendaki, kecuali pada tahun di mana perjanjian Hudaibiyah ditandatangani, sebagaimana termaktub pada klausul pertama perjanjian ini. Klausul pertama merupakan pagar pembatas bagi Quraisy, sehingga mereka tidak bisa menghalangi seseorang untuk memasuki Masjidil Haram.





How We Use Petroleum Products Every Day

20 04 2009

The petroleum extracted from the earth touches our lives in ways most of us can only imagine. This natural resource keeps our economic engine running, provides the foundation for products that make our lives easier, and allows us to live longer, quality lives.

In addition to fueling our cars, heating our homes, and cooking our foods, did you know that petroleum products are the basis for the heart valve replacements that may someday save our lives, the DVDs we watch our favorite movies on, and even the shampoos we use to wash our hair?

These petroleum products—primarily oil and natural gas—supply 65 percent of our nation’s energy as well as help generate the electricity that powers our daily lives.